Kamis, 17 November 2016

BAB 2
 PART 2 :

Sore harinya nora janjian akan pergi ke salah satu mall, dengan oliv dan shila. Nora sebenarnya tidak mau ikut, kerena dia tidak suka berbelanja. Tapi karena nora dipaksa oleh ke-2 sahabatnya, akhirnya memutuskan untuk ikut. Berbeda dengan ke-2 sahabatnya yang lebih suka berbelanja untuk melupakan rasa lelahnya.

Oliv sudah sampai dari jam 4 sore di tempat janjian, sekarang waktu sudah menunjukan pukul 04.30 tapi sahabatnya belum juga datang. Oliv sendiri ditempat itu, dia seperti melihat ada kakak kelasnya di mall itu. Dia adalah Azka Aldric atau  sering disapa dengan azka.

Oliv jadi sedikit salting(salah tingkah), karena emang dia suka sama azka dari dia duduk di kelas 10. Tapi azka tidak menyadari kalau oliv suka sama dirinya dari kelas 10. Karena oliv juga bukan tipe cewek yang suka memperlihatkan kalau dia suka sama azka.

Oliv melihat kak azka jalan dengan seorang cewek, azka memasuki mall sambil menggandeng tangan cewek itu. 

“kak azka??” decak oliv, sembari mengikuti azka dari belakang.

Oliv langsung ngontak nora,”ra lo kapan nyapenya? Gue udah satu jam tau nungguin elo.”

“iya-iya ini gue udah otw, emangnya shila belom dateng?” jawab nora.

“oh iya, gue lupa ngabarin lo ra, shila gak bisa ikut. Katanya sih, dia ada acara keluarga di Surabaya.” Ujar oliv sambil menepuk jidatnya.

“ra gue tadi ngeliat kak azka sama cewek masuk ke mall, gue kepo siapa tu cewek. Jadi gue duluan masuk ya? Lo cepet kesini dong!!” lanjut oliv.

“iya non ini gue udah mau jalan juga. Kalau lo kepo sama azka, lo masuk duluan aja. Ntar gue nyusul, dari pada lo nanti jadi gila gara-gara gak keturutan ngepoin azka. Hahaha” nora tertawa dengan keras.

“ih lo ra, yaudah nanti gue kirimin posisi gue.” Jawab oliv dengan cemberut dan langsung menutup teleponnya.

Oliv melihat kak azka masuk ke food court, kemudian dia segera mengikuti masuk ke food court juga. Oliv melihat azka sedang makan dengan seorang cewek. Cewek itu tinggi, putih, cantik bak model.

Lalu oliv langsung mencari bangku dekat azka, dia duduk di bangku depan azka tepatnya 2 bangku dari bangku azka..

Oliv melihat azka yang akrab dengan cewek itu, membuat hati oliv menjadi panas. Dari tadi oliv tidak memalingkan pandangannya dari kak azka. Tapi sesekali dia menutupi mukanya dengan buku  menu yang ada di tangannya.

Azka adalah salah satu orang yang masuk dalam jajaran siswa populer, keren, dan kaya di SMA Buana Jaya. Banyak cewek yang ngejar-ngejar azka di sekolah, siapa coba yang nolak cowok sekeren azka kecuali nora. Selain itu, azka juga dicap sebagai cowok paling playboy di sekolah. Tapi kebanyakan cewek yang dekat dengan azka nggak pernah ngeluh ataupun marah apabila mereka di duain sama azka atau bahkan malah ditolak. Azka emang dari luar terlihat baik, perfect, dan jauh dari kata badboy, tapi siapa yang tahu aslinya.

Azka seperti merasa ada yang memperhtikannya dari tadi, dia melihat ke arah bangku depannya. Azka melihat seorang cewek, dia penasaran siapa cewek itu. Karena cewek itu masih menutupi mukanya dengan buku menu. Kemudian azka kembalikan perhatiannya pada cewek yang bersamanya. Sesekali azka melirik ke arah bangku di depannya, tak sengaja mata azka dan oliv bertemu. Seketika oliv langsung salting, dia pura-pura tidak melihat azka. Azka hanya menganggukkan kepalanya sambil berkata dalam hati ‘gue kayak pernah tau tu cewek, tapi siapa ya? Sepertinya dia adek kelas gue yang terkenal cantik, pinter, dan tajir deh.’ Kemudian azka berdiri dan beranjak pergi sambil menggandeng cewek yang diajaknya tadi. Azka melewati bangku oliv, dan melirik ke arah oliv. Tapi oliv tetap pura-pura membaca buku menunya.
***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar