Senin, 14 November 2016

BAB 1

PART 2 :


Naya memasuki kelas 11 ipa 6, dia memilih duduk dibangku depan sendiri. Belum lama dia duduk dia sudah dikerumuni oleh banyak cewek.

Di luar jendela ada seorang wanita kelas 11 ips 5, dia adalah Meiko. Meiko tidak sengaja lewat didepan kelas 11 ipa 6, dan dia melihat disana ada seorang cowok yang sangat keren, ganteng dan sedang dikerumuni oleh banyak cewek. Kemudian Meiko segera menuju ke kelasnya, dan menghampiri Veronica yang sedang duduk santai.

“Ver lo tau gak kalau disekolah ini ada seorang cowok baru? Dia itu keren,ganteng, tajir pula.” Ucap meiko sambil nafasnya terengah-engah.

Vero kaget sambil memukul meja dan teriak “APA!! Kenapa gue gak tau kalau di sekolah ini ada cowok baru?” 

“iya-ya, biasanya kan elo yang tau duluan ver.”

“biasanya kalau ada gosip baru tentang sekolah ini kan pasti gue yang tau duluan. Pokoknya gue musti tau siapa tu cowok, kalau bisa tu cowok jadi punya gue.” Kata Veronica sambil duduk kembali. Meiko hanya membalasnya dengan anggukan saja.

Nora masuk ke kelasnya yaitu 11 ipa 6. Dia melihat bangkunya diduduki oleh Naya.
“siapa yang nyuruh lo duduk dibangku gue?” sambil Nora berjalan ke arah bangku yang diduduki oleh Naya.
“emang bangku ini ada tulisan nama lo? Enggak kan?” ucap Naya sambil melipat tangan didadanya. Nora tidak membalas perkataan Naya dia hanya melototinya, dan menginjak kaki naya lalu pergi ke bangku nomer 2 dari bangku sahabatnya.
***
Nora mempunyai 2 orang sahabat yaitu Olivia Mono dan Najwa Aishila. Olivia Mono atau yang biasa dipanggil dengan Oliv, dia adalah anak orang kaya dan orangtua oliv adalah penyumbang terbesar nomor 2 disekolah ini. Banya cowok yang suka dengan oliv, tapi tidak dengan nora. 

Najwa Aishila atau yang biasa di sapa dengan Najwa, dia adalah anak orang kaya, tapi orangtua shila tidak lebih kaya jika dibandingkan dengan orangtua oliv. Mereka ber-2 adalah teman nora paling baikdan mau menerima nora apa adanya. Meskipun nora tidak sekaya mereka.

Utungnya mereka ber-3 satu kelas. Tetapi nora duduk sendirian, dan oliv duduk bersama shila. Meskipun begitu mereka tidak pernah mempermasalahkan hal sepele itu. Bangku nora depan dan pastinya bangku ke-2 sahabatnya itu berada di belakangnya.

“gue kesel sama tu cowok” “udahlah ra, biarin aja. Toh dia juga bener kan masih banyak bangku yang lain” “jadi lo bela dia liv?” ujar nora kesel. “bukan gitu ra, takutnya nanti lo jadi suka lagi sama tu cowok baru.” Ujar oliv menenangkan sambil cengar-cengir.
***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar